PADA  Hari Rabu, Tanggal 17 April 2019 merupakan hari bersejarah bagi Demokrasi dan Pemerintahan Indonesia ke depan. Mulai Pukul 07:00 pagi sampai dengan Pukul 13:00 siang, diharapkan kepada semua rakyat Indonesia yang memiliki hak pilih agar berbondong-bondong datang ke TPS.

Hari Rabu, tanggal 17 April 2019, rakyat Indonesia bukan hanya memilih wakil rakyat untuk 5 tahun ke depan, tapi juga memilih Presiden untuk periode 2019-2024. Diharapkan semua rakyat membawa surat C6 dan KTP-el, guna menyalurkan hak pilih kita di TPS masing-masing yang telah ditentukan.

Di dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS), setiap pemilih (wajib pilih) akan diberikan 5 (lima) buah Surat Suara untuk dicoblos dengan warna Kertas Suara yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :

1) Kertas Suara warna Abu-abu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden.
2) Kertas Suara warna Kuning untuk memilih DPR RI.
3) Kertas Suara warna Merah untuk memilih DPD RI.
4) Kertas Suara warna Biru untuk memilih DPRD Provinsi.
5) Kertas Suara warna Hijau untuk memilih DPRD Kabupaten/Kota.

Pemilih yang baik haruslah memastikan keseluruhan surat suara yang diterima, sebelum masuk ke bilik TPS, sudah dicek/diperiksa terlebih dahulu oleh pemilih itu sendiri.  Pastikan surat suara yang diterima sudah  ditandatangani sebelumnya oleh Ketua KPPS setempat.

Pemilih yang baik juga sebelumnya sudah memastikan terlebih dahulu kelima surat suara yang diterima, pastikan tidak rusak, cacat, atau sudah tercoblos.

Mulai hari ini pula, Ahad 14 April, dimulai masa tenang kampanye dan pembersihan alat peraga kampanye oleh Panitia Pemilu. Karena itu mari saling menjaga persaudaraan, keamanan dan ketertiban antar warga masyarakat. Biarlah di TPS yang menjadi pembuktian pilihan capres dan wakil rakyat masing-masing.

Pemilih yang baik mensosialisasikan kepada seluruh keluarga, para tetangga/warga, dan masyarakat lainnya untuk berpartisipasi aktif, supaya jangan salah mencoblos surat suara dan mengurangi suara tidak sah.

Setiap pemilih juga berhak untuk memastikan keseluruhan proses pemilu berjalan aman, lancar, bebas, jujur dan adil dengan mengawal, menyaksikan dan mendokumentasikan hasil penghitungan suara di TPS masing-masing.

Pemilih yang baik adalah pemilih yang merdeka, berdaulat, bebas intervensi,  tidak memilih berdasarkan pemberian dan hadiah.  Pemilih yang baik adalah pemilih yang memilih berdasarkan hati nurani.

Semoga Pemilu 2019 ini dapat menghasilkan wakil rakyat dan pemimpin nasional yang lebih baik ke depannya. Aminn. (*)