Netizen Luar Negeri kira #UninstallJokowi sebagai Virus, New Malware

Tulisan Sebelumnya: Dari Cuitan ‘Presiden Baru’, Projo buat #UninstallBukalapak

RAMAINYA tagar #UninstallBukalapak di jagad twitter ternyata tidak berhenti sampai disitu. Zaky seakan mendapatkan pembelaan dari warganet, sekalipun itu diyakini bukan dari konsumen Bukalapak.  Warganet yang mendukung cuitan Zaky, CEO Bukalapak meramaikan tagar #UninstallJokowi sebagai perlawanan dari tagar #UninstallBukalapak yang dibuat warganet Pro Jokowi (Projo). Perlawanan ini dilakukan warganet lainnya sebagai bentuk pembelaan terhadap pikiran dan pendapat Zaky atas cuitannya yang dianggap benar atau mengandung kebenaran terkait rendahnya anggaran penelitian dan pengembangan (R & D) di Indonesia.

Warganet saling perang tagar sesuai pilihan politiknya di Indonesia. Hal ini membuat warganet yang diluar Indonesia mengaku bingung dan terheran-heran dengan viralnya kedua tagar tersebut. Netizen di luar negeri malahan mempersoalkan tagar #UninstallJokowi sebagai virus, spam atau new malware, apalagi kemudian muncul tagar satu lagi, yaitu tagar #ShutdownJokowi.  Serangan Projo kepada Bukalapak direspons secara hebat juga oleh warganet yang Pro Prabowo-Sandi.

New Malware
#UninstallJokowi, New Malware?

Di era “Revolusi Industri 4.0” nampaknya sudah tidak ada lagi alasan yang bisa diterima bahwa yang dilakukan Zaky, CEO Bukalapak, marketplace online terkemuka di Indonesia sebagai  slip of the tongue, tapi  yang ada adalah slip of the thumb.  Istilah slip of the tongue biasanya terjadi hanya satu kali. Kalau sudah berkali-kali,  hal tersebut sudah dianggap  hobi.  Soal slip of the thumb, Jumat (14/2), timeline dan daftar trending topic Indonesia kembali diwarnai oleh aksi boikot, setelah dulu kita dikagetkan dengan boikot salah satu merk roti dan agen perjalanan, kali ini tagar  #UninstallBukalapak mendominasi.  Sialnya,  trending tagar ini diiringi dengan trending tagar #UninstallJokowi dan #ShutdownJokowi.

Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar menegaskan bahwa serangan yang dilakukan Projo kepada Bukalapak justru merugikan  Capres Petahana Jokowi  sendiri. “Jadi, saya pikir cara-cara seperti itu justru merugikan Pak Jokowi. menurut saya kadang-kadang yang mendegradasikan Pak Jokowi itu bukan cuman Pak Jokowi sendiri, tapi juga para pendukungnya,” tegas Dahnil di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut Dahnil, Cuitan CEO Bukalapak yang berbasis data dan ditentang Projo menunjukkan bahwa Petahana tidak bisa dikritik meski menggunakan data. “Zaky kan menyediakan data. Data research and development itu data loh, kok mereka memaki-maki data.”  Dari berbagai penelusuran terkait Data R & D yang dicuitkan Zaky, sumbernya adalah Wikipedia,  namun Zaky tidak mencantumkan sumber kutipannya. Zaky juga mengabaikan perbedaan tahun rujukan yang digunakan Wikipedia. (*)