Palontaraq.com — MUSIM hujan yang tengah berlangsung saat ini membuat masyarakat harus lebih waspada, jaga kebersihan lingkungan dan jaga kesehatan. Musim hujan seperti saat ini, serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) akan lebih sering, sehingga dibutuhkan tindakan pencegahan. Demam berdarah adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue (tipe 1, 2, 3, 4), yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus dari genus Aedes.

Nyamuk ini dapat mengganggu sistem pembekuan darah dan pembuluh darah kapiler, sehingga dapat menyebabkan perdarahan. Pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah meningkat karena banyaknya tempat berinduk Nyamuk Aedes Aegypti sehingga mudah berkembang dan menggigit anak dan remaja sehingga akhirnya terjangkit demam berdarah. Tips terbaik untuk pencegahan DBD adalah dengan memperhatikan sanitasi lingkungan, kuras bak mandi, jangan biarkan saluran air tergenang dengan dipenuhi sampah, bersihkan hingga saluran air mengalir dengan baik.

Mantan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. A.A. Mattjik  mengungkapkan alternatif pengobatan Demam Berdarah.  Dituturkannya, berdasarkan pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam berdarah setelah sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah. Ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang Juice Daun Pepaya Mentah. Setelah minum juice tersebut, trombosit turun dari 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135. Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut.

Keesokan harinya lebih mengagetkan lagi, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi. Bagaimana caranya membuat juice daun pepayah mentah tersebut?  Caranya cukup praktis, dengan mengambil 2 helai daun pepaya lalu dibersihkan, ditumbuk dan diperas dengan saringan kain. Hasilnya akan didapatkan 1 sendok makan per helai daunnya. Takarannya 2 sendok makan 1 kali sehari. Sangat penting untuk diperhatikan agar daunnya jangan dimasak, direbus atau dicuci dengan air panas karena khasiatnya akan hilang. Ingat hanya daunnya saja! Bukan batangnya atau getahnya. Rasanya memang pahit sekali, tetapi tetap harus diminum. Selamat mencoba dan tetap jaga kebersihan lingkungan! (*)