SETELAH sukses melakukan giat pelatihan menulis di Tahun 2018, Komunitas Palontaraq sebagai komunitas yang concern dalam pengembangan budaya literasi kembali akan memasuki berbagai sekolah, bukan hanya di Kabupaten Pangkep, tapi di berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, memberikan pengajaran tentang bagaimana menulis dan membaca dengan baik.

“Literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan memahami aksara dengan baik, dengan cara menulis ataupun membacanya. Jadi, kegiatan “Palontaraq goes to Schools” lebih kepada memberikan pemahaman yang baik tentang Budaya literasi,  melatih kemampuan berfikir, diikuti proses membaca dan menulis. Pada akhirnya, jika sudah terbiasa berliterasi, memaknai aksara dengan benar, maka akan dengan mudah dan cepat pula proses menghasilkan karya tulis”, ungkap Muhammad Farid Wajdi, Founder Palontaraq.

Komunitas Palontaraq akan melaksanakan kegiatan “Palontaraq Goes To Schools” secara bertahap.  Mengapa mesti  dilaksanakan di Sekolah? “Ya, Karena sekolah yang selama ini diandalkan sebagai lembaga pendidikan untuk memajukan kualitas sumber daya manusia, ternyata budaya literasi itu secara umum masih sangat rendah. Ini yang harus dipahamkan kepada pihak sekolah dan semua orang yang terkait dan terikat dengan lembaga pendidikan tersebut untuk meningkatkan dan mengembangkan tradisi mencipta dan berkarya. Hal ini tentu saja akan sulit terlaksana jika kebiasaan membaca dan menulis itu masih dibawah standar.”

Palontaraq goes to Schools
Palontaraq goes to Schools

Komunitas Palontaraq juga menghimpun penulis-penulis muda potensial untuk turun ke sekolah-sekolah. Apa saja yang diajarkan? Yang pertama dipahamkan adalah penyadaran tentang mengakrabi aksara dan pentingnya untuk masa depan. Seorang siswa tidak akan tertarik untuk rajin membaca dan menulis jika menganggap kegiatan itu hanya sekadar menjalani rutinitas tugas dari gurunya. Berliterasi harus dengan kesadaran bahwa masa depan gemilang dapat dicapai jika seseorang meningkatkan kemampuan membaca dan menulisnya.

Founder Palontaraq, M. Farid W Makkulau mengungkapkan bahwa kegiatan “Palontaraq Goes To Schools” ini sudah berjalan tahun lalu. “Semoga tahun ini bisa kita tingkatkan lagi, lewat berbagai kerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan setempat ataupun lembaga lainnya. Palontaraq akan terus merambah dan merancang kegiatan serupa di Kabupaten lain di Sulsel. Lebih banyak penulis yang lahir akan berefek pada akan lebih banyaknya juga karya tulis yang dilahirkan”, ujarnya. (*)