Upaya para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) Kota Palopo dengan dukungan para tutor kemanusiaan  Relawan Pendidikan Indonesia (RPI) dan Klub Belajar Bahasa Inggris (BE COC) untuk menyelamatkan pendidikan dan menumbuhkan harapan anak bangsa di pojok negeri untuk tetap semangat bersekolah patut diacungi jempol.

Aksi Peduli Pendidikan oleh Team MRI-ACT Kota Palopo berlangsung di PonjalaE, Kecamatan Wara Timur, Pesisir Pinggiran Kota Palopo, Ahad (13/1), Pukul 16.00 waktu setempat sampai selesai.  Koordinator Aksi Sri Hastuti Humairah mengungkapkan bahwa Program  Kelas Palopo Ceria (KPC) ini dilaksanakan dengan sasaran anak usia sekolah di wilayah pesisir yang selama ini kurang mendapatkan pemberdayaan dalam bidang pendidikan.

“Aksi Peduli Pendidikan yang kami lakukan ini adalah dengan turun langsung mengajar dengan metode PAKEMI (Pendidikan Aktif Kreatif dan Menyenangkan Islami),  CTL (Contextual Teaching Learning),  CL (Collaborative Learning), dan  QL (Quantum Learning) untuk  lima bidang ajar, yaitu Pendidikan Agama Islam, MBTA, Bahasa Inggris, Matematika, dan Seni. Jumlah Peserta didik ada 36 anak yang terdiri dari siswa tingkat pendidikan formal SD dan SMP.  Kami juga akan melakukan evaluasi selama 2-3 hari  setelah aksi”, ungkap Sri Hastuti Humairah.

Adapun relawan pendidikan yang bertugas, diantaranya ialah Sri Hastuti Humairah,  Aira Nurlang, Muhammad Ayyub Anugrah, Azril Jabir, Wahyuni Pratiwi,  Nurrahma,  Dermawan,  Dea Amelia,  Fajar Wibawa,  Mustajab,  Nur Ismi,  Hasrina,  Asriani,  Riska,  Angraeni,  Ferawati Sandi,  Annisa Ramadhani,  Nada Sa’ada Putri,  Wellasari,  Anisah Fitriani,  Muhammad Syachreza,  Bagus Pribadi, Ical,  Ayu Paramita. Turut serta sebagai relawan Muhammad Idris Beddu yang juga Ketua RT setempat.

Koordinator Aksi, Sri Hastuti Humairah mengungkapkan kesyukurannya aksi peduli pendidikan ini dapat berjalan dengan lancar. “Kami melakukan pendekatan terhadap warga sekitar, memberikan pelatihan kepada para pemudanya maupun orang tua yang bermukim di sekitaran lokasi aksi, serta melanjutkan pembalajaran dalam bentuk  Kelas Palopo Ceria. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi stimulus pembelajaran dan mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Semoga dapat terus berlanjut”, ujarnya. (*)

 

Citizen Reporter: Sri Hastuti Humairah

Editor : Admin