MAKASSAR, Palontaraq.com – Sebanyak 342 Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) diberhentikan atau kena Drop Out (DO). 342 mahasiswa yang di DO tersebut berasal dari 30 Mahasiswa Fakultas MIPA, 60 Mahasiswa Fakultas Teknik, 56 Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, 83 Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 47 Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), 21 Mahasiswa FIS, 6 Mahasiswa Fakultas Psikologi, 20 Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (FSD), 19 Mahasiswa Fakultas Ekonomi.

Rektor UNM Makassar, Prof Husain Syam mengungkapkan bahwa 342 mahasiswa ini diberhentikan karena tidak mampu mencapai batas minimal standar akademik yang telah ditentukan pihak kampus sepanjang tiga semester.”Keluarnya surat keputusan DO ini mengacu pada peraturan akademik, batas waktu studi, lewat masa studi, serta tidak aktif tiga semester menjalani proses perkuliahan. Dengan SK ini, mahasiswa tidak bisa kompromi karena selama diberi kesempatan untuk melaksanakan haknya sebagai mahasiswa tidak terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Kamis (10/1/2019).

Terhitung sejak Desember-Januari, pihak Rektorat UNM telah mengeluarkan 2 SK Pemberhentian Mahasiswa. Sebanyak 2.776 mahasiswa UNM diberhentikan berdasar SK Rektor UNM Nomor/269/UN36/KM/2018, disusul SK Kedua nomor 6513/UN36/KM/2018 Tanggal 26 Desember 2019 yang memberhentikan 342 mahasiswa lainnya. “Hal ini dilakukan karena penegakan aturan dan kedisiplinan mahasiswa. Keputusan keluarnya DO ini berdasar peraturan akademik yang berlaku tentang penetapan mahasiswa putus studi/Drop Out pada program sarjana dan Program Diploma UNM”, kunci Prof Husain Syam. (*)