– Ketua MPR, Zulkifli Hasan: Rilis Kemenag Blunder, Segera Cabut dan Minta Maaf
Palontaraq.com – KH Arifin Ilham menanggapi soal “200 Mubaligh Terdaptar” oleh Kemenag RI di Akun Instagramnya. Berikut ini ungkapan Pimpinan Majelis Ad-Dzikra tersebut,
“200 Muballigh Terdaftar?”
Assalaamu ‘Alaikum warahmatullaahi wa barakaatuhu. “Astagfirullahal adzhim minkulli dzanbin adzhim wa atuubu ilaihi”, sangat terkejut Arifin masuk daftar 200 muballigh versi Kementerian Agama. 
Umat Islam negeri ini sudah cerdas untuk menilai kiprah dan harakah para dainya. Tanpa diumumkanpun sudah bisa memilih-milih mana juru da’wah yang mulia yang istiqomah berjuang untuk keberkahan negeri tercinta ini. SubhanAllah sahabatku, mubaligh yang tidak terdaftar tidak berarti tidak pantas or tidak mulia, malah boleh jadi lebih baik, lebih mulia dari yang terdaftar, bagaimana mungkin seorang arifin hanya mampunya ngajak zikir terdaptar sementara ayahanda Habib Rizieq Syihab seorang mujahid da’wah yang mulia, kanda Ustadz Abdus Shomad yang mashur dg keilmuan dan ketawadhuannya, bang Bahtiar Nasir doktor muda yang cerdas dan banyak lagi para dai yang lebih mulia tidak terdaptar padahal semuanya cinta NKRI Indonesia.
Sungguh walau demikian tetap dikomunikasikan dengan tabayyun dan musyawarah untuk mengetahui kebenaran, maksud, tujuan dan kreteria apa menilai seorang mubaligh, dan mengapa hanya 200 dai, padahal ribuan para dai yang sangat sangat mulia yang tidak terkenal dan tidak mau terkenal dengan ikhlas berda’wah di pelosok negeri ini.
Semoga kanda DR Lukmanul Hakim tercinta, sebagai Menteri Agama kita berkenan membaca dan memahami rasa, hati dan keadaan para jura da’wah yang mulia untuk kebersamaan membangun keberkahan negeri tercinta ini. SubhanAllah ingat para juru da’wah yang mulia yang Arifin cintai karena Allah, sungguh yang berhak menilai hakiki hanya Allah Yang Maha Tahu siapa juru da’wahNya yg sejati di muka bumi ini.
Duhai sahabat da’wahku tercinta karena Allah, IKHLASKAN diri dan tetaplah BERHUSNUZHZHON. Yang terpenting kita tetap menjaga semangat DA’WAH, UKHUWAH dan berjuang untuk KEMASLAHAN UMAT dan NKRI tercinta ini.
Ayooo keep ISTIQOMAH BERDA’WAH dengan hikmah, sabar dan kasih sayang!
Sahabat da’wahmu,
Muhammad Arifin Ilham.
Sementara itu, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, juga melalui akun instagramnya zul.hasan, senin (21/5) (video) menyesalkan adanya rilis 200 muballigh yang direkomendasikan untuk jadi rujukan oleh Kementerian Agama. “Nah, Itu Kementerian Agama Blunder. Blunder … Blunder Besar. Cabut dan Minta Maaf. Kita seharusnya mempersatukan, bukannya memecah belah.  Ya, ini separuh diambil, separuh dipijak, nggak boleh begitu!  Itu memecah belah namanya”, ujarnya.
Sampai pagi hari ini, Senin (21/5), Pihak Kemenag, termasuk Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, belum memberikan penjelasan terkait detail kriteria yang digunakan dalam menetapkan 200 muballigh yang direkomendasikan, hanya dikatakannya bahwa Kemenag melakukan itu dalam rangka menjawab pertanyaan dari masyarakat terkait ulama yang bisa dijadikan rujukan. (*)